Bermain dengan Baby Alive

Penulis : Admin SSI Community
Bermain peran sangat disukai oleh anak-anak. Hal ini disebabkan anak-anak suka meniru kegiatan orang tuanya atau orang terdekat yang sering dilihatnya, misalnya kakaknya atau nenek dan kakeknya. Permainan ini baik untuk anak-anak, karena bisa melatih imajinasi dan kreativitasnya.Baby Alive adalah boneka keluaran Hasbro yang bisa makan, minum, pipis dan berbicara. Dengan mainan ini, diharapkan anak-anak bisa bermain peran seperti ibu sungguhan. Sebelumnya boneka Baby Alive sudah diproduksi oleh Kenner di tahun 1973 dan diperkenalkan kembali oleh Hasbro di tahun 2006.
Baby Alive memiliki banyak varian, biasanya kemampuannya berbeda-beda. Ada yang bisa tumbuh gigi, sakit, diayun jika ingin tidur dan warna kulit sesuai dengan kebangsaannya.
Makanan Baby Alive sudah tersedia di dalam kotak dan dijual terpisah. Makanannya seperti tepung untuk bubur bayi, warnanya hijau dan kuning. Makanannya bisa dicampur dan setelah makan dapat diberi minum dengan botol khusus sehingga bisa masuk ke dalam mulutnya. Setelah makan, kotorannya akan keluar dan mengotori popok yang dipakainya. Anak-anak pun harus mengganti popoknya. Popok di dalam kotak biasanya hanya dua buah, dan dijual secara terpisah jika habis.

Baby Alive bisa berbicara beberapa kalimat tergantung dari jenisnya. Kalimat-kalimat yang diucapkannya biasanya seperti ‘Let’s play’ atau ‘I’m a big girl’ dan jika Baby Alive ini mengucapkan ‘Yummy!’ atau ‘Mmm, good’ ketika ia diberi makan dengan makanan bonekanya atau ketika minum dari botolnya.

Mainan Baby Alive memang menyenangkan untuk anak-anak. Namun, boneka ini dijual dengan harga yang cukup fantastis. Di website resmi Hasbro, harganya dibanderol antara $14-$39. Namun, di toko-toko mainan dan toko online, biasanya mainan ini dijual dengan harga Rp400.000-Rp1.000.000,-
Baby Alive bisa membantu anak-anak yang sedang mempersiapkan kelahiran adiknya. Sehingga, dia bisa tahu bagaimana keadaannya jika ia memiliki adik bayi. Tapi, tidak jarang beberapa orang tua justru menjadi merasa memiliki tambahan anak. Karena anaknya yang tidak mau mengurus mainannya.
Beberapa ibu mengeluhkan jumlah makanan dan jumlah popok yang tersedia di dalam kotaknya, masing-masing hanya dua buah. Dan, harga makanan serta popok terpisahnya cukup mahal.
Karena harga popok dan makanan terpisah yang cukup mahal ini, Baby Alive sempat mendapatkan kritik pada bulan Januari tahun 2009 dan dinominasikan sebagai TOADY (Toys Oppressive And Destructive to Young children) atau mainan yang menindas dan merusak bagi anak-anak oleh Campaign for a Commercial-Free Childhood (CCFC). Hal ini juga disebabkan mainan Baby Alive dianggap akan merusak kreativitas anak karena kemampuannya.
Dari berbagai sumber
untuk saran, kritik atau jika anda ingin menyumbang tulisan untuk kami tampilkan di website ini bisa disampaikan melalui email :
By P Web Design












