Penghalang Kemajuan, Belajar dari Ilmu Fisika

Apakah anda punya kebiasaan buruk yang sulit diubah? Apakah anda merasa “takut” memulai usaha sendiri dan dihantui berbagai ketakutan? Apakah anda mengalami kesulitan mengubah budaya kerja di kantor anda dari nuansa “birokratis” menjadi nuansa “melayani”?
Apakah anda mengalami kesulitan menghilangkan kebiasaan anda “terlambat” ke kantor? Itulah yang dalam fisika disebut sebagai “gaya gesek”.
Persamaan Fisika tentang gaya gesek :

Gaya gesek “menghambat” pergerakan anda. Semakin besar gaya gesek anda, maka semakin besar hambatan bagi anda untuk maju, berubah, bertransformasi dari sebuah keadaan kepada keadaan lain yang lebih baik. Sekarang mari kita lihat komponen dalam gaya gesek tersebut. Kalau disederhanakan, maka ada 2 bagian besar yaitu faktor internal dan eksternal.
Faktor Internal
Faktor internal adalah koefisien gesek dan massa. Dalam fisika, massa adalah adalah ukuran inersia atau kelembaman. Massa menunjukkan kemampuan suatu benda untuk mempertahankan keadaannya. Semakin besar massa benda maka semakin besar gaya gesek yang ditimbulkan. Demikian pula dengan kita, semakin besar “karakter lembam”, karakter mapan, tidak mau berubah, takut berubah, status quo, maka akan semakin sulit buat diri kita berubah.
Itulah mengapa, orang yang sudah terbiasa dengan comfort zone-nya, biasanya sulit diajak “kreatif dengan kehidupannya”. Misalnya seorang karyawan yang sudah memiliki posisi enak dengan gaji dan berbagai tunjangan yang ada, akan jauh lebih sulit diajak berwirausaha, hidup dalam dunia enterpreunership. Orang yang sudah terbiasa menjadi birokrat, dan “terlayani” oleh publik, akan sulit menerima konsep “melayani publik”. Sesuatu yang baru dalam hidupnya.
Seseorang yang sudah biasa bertahun-tahun hidup dengan pola KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), akan jauh lebih sulit untuk diajak hidup “bersih”. Orang yang sudah terbiasa dengan “bad attitude” akan jauh lebih sulit jika diajak berubah dan menghilangkan kebiasaan buruknya. Sebab semua sudah menjadi kebiasaan, bertumpuk dan membentuk massa dengan bilangan yang sangat besar.

Faktor internal lain yang juga berpengaruh adalah koefisien gesek. Koefisien gesek ini terbagi dua, yaitu internal dan eksternal. Besaran keduanya berbeda namun sesuatu yang “pasti” adalah, koefisien gesek statis lebih besar daripada koefisien gesek kinetis. Itulah sebabnya, pada saat kita mendorong mobil mogok misalnya, awal-awal mendorong terasa sangat berat. Namun apabila mobil sudah mulai berjalan, semua jadi lebih ringan. Demikian juga saat kita harus memindahkan lemari dalam kamar kita, dorongan pertama akan terasa berat daripada saat lemari mulai bergeser.
Dalam kehidupan, keinginan anda pertama kali untuk mulai berubah biasanya mendapat hambatan yang luar biasa. Tantangan yang demikian besar, mulai dari tantangan internal dalam diri anda sendiri, maupun orang lain. Lihatlah misalnya saat anda memutuskan untuk resign dari pekerjaan dan memulai hidup sebagai enterpreuner, berapa pertanyaan yang membayangi diri anda? Belum lagi “kesangsian” dari orang-orang disekitar anda yang meragukan niat anda tersebut. Hal ini ditambah dengan proses awal yang demikian berat. Misalnya anda kini harus melakukan semuanya sendiri, bekerja lebih banyak dan menghadapi ketidakpastian yang lebih besar.
Atau jika anda adalah “pionir” perubahan budaya kerja di instansi anda, maka anda harus berhadapan dengan budaya kerja lama dan para pendukungnya. Anda harus memikirkan cara mensosialisasikam budaya kerja baru yang lebih efektif dan efisien. Anda harus meyakinkan berkali-kali kepada rekan-rekan anda, stakeholder bahkan shareholder di perusahaan atau institusi tempat anda bekerja bahwa ini akan berjalan lebih baik. Anda harus rela mengerjakan tugas rutin anda sambil menjadi “humas” atas usul anda tersebut.
Itulah yang disebut koefisien gesek statis. Semua terasa berat di awal. Namun saat semua sudah mulai berjalan. Sistem mulai bekerja. Budaya baru mulai terbentuk. Gesekan-gesekan itu menjadi mengecil. Saat anda sudah mulai bisa menggerakkan pandangan anda dalam kehidupan riil, membuktikannya bahwa hal ini baik dan bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya, anda akan mulai menemukan pendukung. Anda tidak sendiri lagi, kemudahan-kemudahan akan datang. Kemenangan-kemenangan dari yang kecil sampai yang besar mulai hadir dalam kehidupan anda. Inilah yang disebut koefisien gesek kinetis.
Maka dari itu, jika anda ingin berubah, maju saja, jangan ragu. Bergerak terus dan jangan berhenti. Sebab dunia ini adalah pengujian kemauan. Siapakah yang lebih kuat prinsipnya, anda, keraguan anda atau orang-orang yang selalu menghalangi perubahan ke arah lebih baik?
Faktor Eksternal
Faktor eksternal dalam gaya gesek adalah percepatan gravitasi (g). Nilai percepatan gravitasi ini berbeda-beda untuk setiap tempat. Di permukaan bumi yang satu berbeda dengan permukaan bumi yang lain. Percepatan gravitasi di bumi berbeda dengan di bulan (di bulan, jauh lebih kecil). Dalam kehidupan, faktor ini adalah faktor lingkungan. Faktor lingkungan ini bisa berupa orang, budaya, tempat, sistem yang berlaku dan lain sebagainya.
Jika anda ingin berubah dan “jika memungkinkan”, pindahlah ke tempat yang “g”nya kecil, sehingga “penghalang” anda untuk maju menjadi lebih kecil. Jika anda ingin menjadi seorang profesional yang produktif-kreatif, anda tidak bisa bertahan bekerja di sebuah institusi yang tidak menghargai kreativitas, institusi yang mematikan kreativitas, dan menghalangi orang untuk menjadi kreatif. Jika anda seorang mahasiswa dan ingin memperoleh prestasi akademik yang tinggi, anda tidak bisa bertahan di sebuah komunitas yang tidak mempedulikan prestasi akademik.
Pindahlah dan jangan takut dengan efeknya. Jika anda menilai lingkungan yang sekarang tidak lagi bisa men-support keingainan anda untuk maju dan berkembang.

Menaklukkan Gaya Gesek
Lalu bagaimana menaklukkan gaya gesek ini?
Dalam fisika, agar anda bisa menggerakan benda, maka anda harus memberikan gaya yang besarnya lebih besar dari gaya gesek ini. Selama gaya yang anda berikan sama atau bahkan lebih kecil, maka benda itu takkan pernah bergerak.
Lakukan semua effort yang bisa anda berikan untuk “menundukkan” semua penghalang anda untuk berpindah/ berubah menjadi lebih baik. Kerahkan semua potensi anda untuk bangkit melawan semua kekuatan yang berusaha menutupi mimpi-mimpi besar anda. Dalam Fisika, gaya adalah perkalian antara massa dan percepatan. Percepatan adalah besaran vektor, besaran yang memiliki arah. Sedangkan massa adalah besaran skalar yang tidak mempunyai arah.
Sebagaimana disebutkan di atas, massa adalah faktor internal dalam diri kita. Ia sebenarnya bersifat “netral” karena “skalar”. Kalau pun sekarang ia jadi penghambat kemajuan anda. Maka –belajar dari ilmu tai chi – ia juga bisa digunakan untuk memajukan diri anda. Berikan direction yang tepat, gerakkan dia dengan percepatan (kecepatan yang terus bertambah) sehingga potensi diri anda, lingkungan anda dan semua faktor di sekitar anda menjadi terarah ke yang lebih baik.
Hendro Tri Rachmadi
Account Manager “Simple Studio”
Follow twitter kami @ssi_creative . Dapatkan tweet-tweet terbaik seputar dunia marketing, branding, bisnis, desain, entrepreunership dan motivasi.
untuk saran, kritik atau jika anda ingin menyumbang tulisan untuk kami tampilkan di website ini bisa disampaikan melalui email :
By P Web Design










